Minggu, 12 Januari 2014

MANUSIA AKAN BERZINA DI JALANAN, SAAT DUNIA MENJELANG KIAMAT.


MANUSIA AKAN BERZINA DI JALANAN, SAAT DUNIA MENJELANG KIAMAT.

TELAH banyak kita saksikan pada saat ini perzinaan merebak di mana-mana. Namun, menjelang hari kiamat, setelah manusia melewati zaman keemasan (dengan turunnya Nabi Isa AS dan dipimpinnya manusia oleh al-Mahdi), manusia akan hidup dalam kondisi yang seburuk-buruknya, layaknya binatang.

Rasulullah SAW menceritakan tentang peristiwa itu sebagaimana yang diriwayatkan Abu Hurairah RA :

“Demi Dzat yang jiwaku di tangan-Nya,umat ini tidak akan punah, sampai ada laki-laki mendatangi perempuan, lalu menyetubuhinya di jalan. Lantas orang yang terbaik pada saat itu adalah yang mengatakan: ‘Alangkah baiknya jika kamu bersembunyi di balik tembok ini.” (HR Abu Ya’la)

Inilah puncak kebejatan manusia dalam perzinaan yang akan terulang kembali di akhir zaman, pasca wafatnya Nabi Isa AS dan Imam Mahdi. Manusia akan kembali ke zaman jahiliyah, bahkan lebih buruk lagi. Orang-orang yang tidak waras akan melakukan hubungan badan layaknya binatang secara terang-terangan , di jalanan, di jembatan, di tempat terbuka dan banyak ditonton orang. Parahnya lagi, orang-orang terbaik saat itu tidak mampu berkomentar apa-apa saat menyaksikannya, selain menghimbau agar pelaku zina di tempat itu menyingkir dan melakukannya di tempat yang agak tertutup. Bahkan, ada di antara orang terbaik saat itu yang melihatnya juga tertarik untuk melakukan perbuatan bejat tersebut, namun hati nuraninya meminta dirinya untuk melakukannya di tempat yang tersembunyi. Jika demikian adalah manusia terbaik saat itu, bagaimana dengan manusia bejatnya? Rasulullah SAW bersabda : “Dan yang tersisa adalah seburuk - buruk manusia, mereka melakukan hubungan intim di dalamnya bagaikan keledai, maka pada merekalah kiamat akan terjadi.” (HR Muslim)

Beruntung pada hari ini masih dijumpai orang-orang waras dan sehat yang mengutuk dan menolak tindakan bejat dan kriminal tersebut. ...

Semoga ALLAH senantiasa melindungi dan membentengi kita dengan iman dan takwa kepada ALLAH agar terhindar dari kegiatan maksiat dan menjauhkan kita dari orang-orang yang mengajak keburukan. Aamiin

4 MALAIKAT UTUSAN ALLAH KETIKA ADA HAMBA-NYA YANG SAKIT

Apabila seorang hamba Allah jatuh sakit, Allah akan mengutus 4 malaikat :
1.     Malaikat Pertama akan mengambil SELERA MAKANnya.
2.     Malaikat Kedua akan mengambil REZEKINYA.
3.     Malaikat Ketiga akan mengambil KECANTIKAN/ KETAMPANAN WAJAH (pucat).
4.     Malaikat Keempat akan mengambil DOSANYA.
Apabila telah sampai waktu yang telah Allah tetapkan untuk hambaNya kembali sehat, Allah akan menyuruh Malaikat Pertama, Malaikat Kedua dan Malaikat Ketiga agar mengembalikan apa yang telah diambil oleh mereka.

Akan tetapi Allah tidak menyuruh Malaikat Keempat mengembalikan dosa hambaNya tersebut. 
SubhanAllah, begitu Baik dan kasih sayangnya Allah terhadap hamba hambanya.

Maka,Janganlah bersangka buruk terhadap Allah ketika kita sakit, bersyukurlah dan ucaplah
Alhamdulillah atasNya. 
Sesungguhnya setiap kesakitan itu adalah penghapus segala dosa.

Semoga ALLAH menghapus dosa-dosa kita yang telah lalu, dan mengangkat derajat kita setinggi hamba-hamba ALLAH yang sholeh dan sholehah. Aamiin

Kamis, 26 Desember 2013

MANFAAT MEMBACA AL-QUR'AN

Sebagai wahyu yang Allah turunkan kepada nabi-Nya, tentu al-Qur'an memiliki keutamaan dan keistimewaan tersendiri bagi para pembaca dan penggemarnya.

Ayat-ayat Al-Qur'an yang kita baca sehari-sehari tidak lepas dari karunia Allah untuk setiap muslim yang demikian besar. Karena saking istimewanya Al-Qur'anini dari kitab-kitab samawi lainnya, Allah memberikan tempat istimewa bagi para pecintanya.

Oleh karena itu bagi anda yang ingin memaksimalkan peran al-Qur'an dalam kehidupan, nampaknya harus lebih banyak lagi mengetahui manfaat dan perannya, terutama untuk kehidupan. Di antara manfaat itu adalah:

MEMBAGUSKAN BACAAN AL-QUR'AN

Al Qur'an Al Karim merupakan mu'jizat Rasul yang agung termasuk mu'jizat yang indah selain juga mu'jizat yang logis. Ia telah membuat bangsa Arab tidak mampu berkutik, yaitu dengan keindahan bayannya, kerapian susunan dan uslubnya, dan keunikan suaranya apabila dibaca, sehingga sebagian mereka menamakannya "Sihir."

Para ulama balaghah dan para sastrawan bangsa Arab sejak masa Abdul Qahir sampai Ar-Raf"i dan Sayyid Quthb dan selain mereka pada zaman kita ini telah menjelaskan sisi I'jaz bayani (kejelasan mu'jizat) atau sisi keindahan dalam kitab ini. Yang dituntut di dalam membaca Al Qur'an adalah bertemunya antara keindahan suara dan tajwidnya sampai keindahan bayan dan susunannya, oleh karena itu Allah SWT berfirman: "Dan bacalah Al Qur'an itu dengan perlahan-lahan." (Al Muzzammil:4)

MENGATASI DEMAM CARA NABI

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabd:

( إن الحمى من فيح جهنم فأبردوها بالماء ) رواه البخاري

”Sesungguhnya penyakit demam (panas) adalah berasal dari panas neraka jahanam. Karena itu dinginkanlah (kompres) dengan air.” (HR. Imam al-Bukhari rahimahullah)

Dan sabda beliau shallallahu 'alaihi wasallam ketika disebutkan kata demam di hadapan beliau dan ada seseorang laki-laki yang mencelanya:

( لا تسبها فإنها تنقى الذنوب كما تنقى النار خبث الحديد ) رواه مسلم

”Jangalah engkau mencelanya (demam), karena sesungguhnya ia membersikan dosa sebagaimana api membersikan kotoran dari besi." (HR. Muslim)

[Telah terbukti bahwa ketika seseorang menderita demam dengan suhu panas yang sangat tinggi hingga sampai 41 derajat Celcius, dan itu yang telah disifati oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam sebagai luapan (hembusan) dari neraka Jahanam, hal itu dapat menyebabkan gejolak dan penurunan kondisi rubuh, kemudian koma dan terkadang dapat menyebabkan kematian.